LARANGAN PEMBERIAN NAMA DALAM ISLAM

NAMA ADALAH PENGHARAPAN

Nama tidak hanya identitas bagi seseorang, tetapi juga merupakan sebuah doa yang di sematkan dari keluarga tercinta, pengharapan agar sang bayi kelak tumbuh besar dan sukses menjadi seperti yang diharapkan keluarga dan kemudian menjadi kebanggaan keluarga di dunia dan akhirat


Sesungguhnya kamu sekalian akan diseru/dipanggil pada hari Kiamat dengan nama-nama kamu dan nama-nama bapa kamu. Oleh demikian, elokkanlah nama-nama kamu. (HR. Imam Abu Daud dari Abu Dardak ra.)

 

Baca Juga: Daging Aqiqah, Mentah atau dimasak?

nama anak


NAMA-NAMA YANG DILARANG

Pemberian nama kepada anak juga harus berhati-hati, karena ada beberapa nama yang di larang oleh Nabi Muhammad SAW karena beberapa hal. Apa saja nama yang dilarang itu?


1. Menggunakan nama-nama Allah SWT [contoh: Rahman, Rahim, Kholiq, dan sebagainya]. kecuali sudah diberi tambahan dan tidak berdiri sendiri [contoh: Abdurrahman, Abdurrahim]

2. Menggunakan nama-nama penghambaan kepada selain Allah. [contoh: menghamba kepada manusia, patung, gunung, dan sebagainya = Abdurrasul/hambanya Rasul, Abdun Nabi/hambanya Nabi, Abdul Uzza/hambanya uzza, Abdus Syamsu/hambanya matahari

3. Memberikan nama-nama berhala sesembahan selain Allah. Misal : Al-Lat dan Al-Uzza

4. Memberikan nama-nama yang sifatnya jelek. Contoh: Huyam dan Suham [Nama jenis penyakit pada Unta]

5. Memberikan nama-nama yang memuji [tazkiyyah] terhadap diri sendiri atau berisi kedustaan.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

“Sesungguhnya  nama  yang  paling  dibenci  oleh  Allah  adalah  seseorang  yang  bernama Malakul Amlak (raja diraja),” (HR. Bukhori & Muslim).

6. Memberikan nama-nama dengan nama syaithon. misal: Al-Ajda' dan lain sebagainya 


MENGGANTI NAMA SESEORANG

Lantas bagamana jika nama sudah diberikan kepada anak kita, sedangkan ketika sudah besar kita baru tahu hukumnya?

Islam menganjurkan agar seseorang mengganti namanya jika ia mengandung arti keburukan dan diharamkan

Hal ini dijelaskan di dalam Kitab Tanwirul Qulub sebagai berikut:

وَيَجِبُ تَغْيِيْرُ اْلأَسْمَاءِ الْمُحَرَّمَةِ وَيُسْتَحَبُّ تَغْيِيْرُ اْلأَسْمَاءِ الْمَكْرُوْهَةِ.

Artinya, “Mengubah nama-nama yang haram itu hukumnya wajib, dan nama-nama yang makruh hukumnya sunah,” (Syekh M Amin Al-Kurdi, Tanwirul Qulub, [Beirut, Darul Fikr: 1994 M/1414 H], halaman 234).

 

Tetapi, sepanjang nama kita tidak termasuk dalam catatan nama-nama yang diharapkan, dan meskipun tidak mempunyai nama yang berisi kebarokahan doa, karena mungkin ada pertimbangan dari orang tua kita dalam memberikan nama; mungkin berisi arti positif dalam bahasa lokal, atau dulu pemahaman orang tua dalam bab agama belum luas seperti sekarang, hendaknya nama kita pertahankan, sebagai salah satu bentuk terimakasih kita kepada mereka.

 

Baca Juga: Jumlah Hewan Aqiqah

KONSULTASI & DOA BAGI AYAH BUNDA

Kami dari Wahid Aqiqah pun selalu memperbaiki layanan, konsultasi dan senantiasa teriring doa, agar ayah bunda mendapat inspirasi nama yang terbaik untuk putra/i tercinta, dan semoga di dalamnya juga terdapat doa dan kebarokahan bagi putra/i ayah bunda tercinta


Barakallahfiikum



Artikel Terkait:
4. Mentahnik Bayi 

 

Ulang Tahun dalam Islam

Sikap Yang Islami Menghadapi Hari Ulang Tahun

Sikap Yang Islami Menghadapi Hari Ulang Tahun

Ada hari yang dirasa spesial bagi kebanyakan orang. Hari yang mengajak untuk melempar jauh ingatan ke belakang, ketika saat ia dilahirkan ke muka bumi, atau ketika masih dalam buaian dan saat-saat masih bermain dengan ceria menikmati masa kecil. Ketika hari itu datang, manusia pun kembali mengangkat jemarinya, untuk menghitung kembali tahun-tahun yang telah dilaluinya di dunia. Ya, hari itu disebut dengan hari ulang tahun.

Nah sekarang, pertanyaan yang hendak kita cari tahu jawabannya adalah: bagaimana sikap yang Islami menghadapi hari ulang tahun?

Jika hari ulang tahun dihadapi dengan melakukan perayaan, baik berupa acara pesta, atau makan besar, atau syukuran, dan semacamnya maka kita bagi dalam dua kemungkinan.

Kemungkinan pertama, perayaan tersebut dimaksudkan dalam rangka ibadah. Misalnya dimaksudkan sebagai ritualisasi rasa syukur, atau misalnya dengan acara tertentu yang di dalam ada doa-doa atau bacaan dzikir-dzikir tertentu. Atau juga dengan ritual seperti mandi kembang 7 rupa ataupun mandi dengan air biasa namun dengan keyakinan hal tersebut sebagai pembersih dosa-dosa yang telah lalu. Jika demikian maka perayaan ini masuk dalam pembicaraan masalah bid’ah. Karena syukur, doa, dzikir, istighfar (pembersihan dosa), adalah bentuk-bentuk ibadah dan ibadah tidak boleh dibuat-buat sendiri bentuk ritualnya karena merupakan hak paten Allah dan Rasul-Nya. Sehingga kemungkinan pertama ini merupakan bentuk yang dilarang dalam agama, karena Rasul kita Shallallahu’alaihi Wa sallam bersabda,

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
Orang yang melakukan ritual amal ibadah yang bukan berasal dari kami, maka amalnya tersebut tertolak” [HR. Bukhari-Muslim]
Perlu diketahui juga, bahwa orang yang membuat-buat ritual ibadah baru, bukan hanya tertolak amalannya, namun ia juga mendapat dosa, karena perbuatan tersebut dicela oleh Allah. Sebagaimana hadits,
أَنَا فَرَطُكُمْ عَلَى الْحَوْضِ ، لَيُرْفَعَنَّ إِلَىَّ رِجَالٌ مِنْكُمْ حَتَّى إِذَا أَهْوَيْتُ لأُنَاوِلَهُمُ اخْتُلِجُوا دُونِى فَأَقُولُ أَىْ رَبِّ أَصْحَابِى . يَقُولُ لاَ تَدْرِى مَا أَحْدَثُوا بَعْدَكَ
Aku akan mendahului kalian di al haudh (telaga). Dinampakkan di hadapanku beberapa orang di antara kalian. Ketika aku akan mengambilkan (minuman) untuk mereka dari al haudh, mereka dijauhkan dariku. Aku lantas berkata, ‘Wahai Rabbku, ini adalah umatku.’ Lalu Allah berfirman, ‘Engkau sebenarnya tidak mengetahui bid’ah yang mereka buat sesudahmu.’ “ (HR. Bukhari no. 7049)

Kemungkinan kedua, perayaan ulang tahun ini dimaksudkan tidak dalam rangka ibadah, melainkan hanya tradisi, kebiasaan, adat atau mungkin sekedar have fun. Bila demikian, sebelumnya perlu diketahui bahwa dalam Islam, hari yang dirayakan secara berulang disebut Ied, misalnya Iedul Fitri, Iedul Adha, juga hari Jumat merupakan hari Ied dalam Islam. Dan perlu diketahui juga bahwa setiap kaum memiliki Ied masing-masing. Maka Islam pun memiliki Ied sendiri. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

إن لكل قوم عيدا وهذا عيدنا
Setiap kaum memiliki Ied, dan hari ini (Iedul Fitri) adalah Ied kita (kaum Muslimin)” [HR. Bukhari-Muslim]

Kemudian, Ied milik kaum muslimin telah ditetapkan oleh Allah dan Rasul-Nya hanya ada 3 saja, yaitu Iedul Fitri, Iedul Adha, juga hari Jumat. Nah, jika kita mengadakan hari perayaan tahunan yang tidak termasuk dalam 3 macam tersebut, maka Ied milik kaum manakah yang kita rayakan tersebut? Yang pasti bukan milik kaum muslimin.
Padahal Rasulullah Shallallahu’alaihi Wa sallam bersabda,
من تشبه بقوم فهو منهم
Orang yang meniru suatu kaum, ia seolah adalah bagian dari kaum tersebut” [HR. Abu Dawud, disahihkan oleh Ibnu Hibban]
Maka orang yang merayakan Ied yang selain Ied milik kaum Muslimin seolah ia bukan bagian dari kaum Muslimin. Namun hadits ini tentunya bukan berarti orang yang berbuat demikian pasti keluar dari statusnya sebagai Muslim, namun minimal mengurangi kadar keislaman pada dirinya. Karena seorang Muslim yang sejati, tentu ia akan menjauhi hal tersebut. Bahkan Allah Ta’ala menyebutkan ciri hamba Allah yang sejati (Ibaadurrahman) salah satunya,

والذين لا يشهدون الزور وإذا مروا باللغو مروا كراما
Yaitu orang yang tidak ikut menyaksikan Az Zuur dan bila melewatinya ia berjalan dengan wibawa” [QS. Al Furqan: 72]
Rabi’ bin Anas dan Mujahid menafsirkan Az Zuur pada ayat di atas adalah perayaan milik kaum musyrikin. Sedangkan Ikrimah menafsirkan Az Zuur dengan permainan-permainan yang dilakukan adakan di masa Jahiliyah.


Jika ada yang berkata “Ada masalah apa dengan perayaan kaum musyrikin? Toh tidak berbahaya jika kita mengikutinya”. Jawabnya, seorang muslim yang yakin bahwa hanya Allah lah sesembahan yang berhak disembah, sepatutnya ia membenci setiap penyembahan kepada selain Allah dan penganutnya. Salah satu yang wajib dibenci adalah kebiasaan dan tradisi mereka, ini tercakup dalam ayat,

لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ
Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya” [QS. Al Mujadalah: 22]
Kemudian Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin –rahimahullah– menjelaskan : “Panjang umur bagi seseorang tidak selalu berbuah baik, kecuali kalau dihabiskan dalam menggapai keridhaan Allah dan ketaatanNya. Sebaik-baik orang adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya. Sementara orang yang paling buruk adalah manusia yang panjang umurnya dan buruk amalannya.

Karena itulah, sebagian ulama tidak menyukai do’a agar dikaruniakan umur panjang secara mutlak. Mereka kurang setuju dengan ungkapan : “Semoga Allah memanjangkan umurmu” kecuali dengan keterangan “Dalam ketaatanNya” atau “Dalam kebaikan” atau kalimat yang serupa. Alasannya umur panjang kadang kala tidak baik bagi yang bersangkutan, karena umur yang panjang jika disertai dengan amalan yang buruk -semoga Allah menjauhkan kita darinya- hanya akan membawa keburukan baginya, serta menambah siksaan dan malapetaka” [Dinukil dari terjemah Fatawa Manarul Islam 1/43, di almanhaj.or.id].

Jika demikian, sikap yang Islami dalam menghadapi hari ulang tahun adalah: tidak mengadakan perayaan khusus, biasa-biasa saja dan berwibawa dalam menghindari perayaan semacam itu. Mensyukuri nikmat Allah berupa kesehatan, kehidupan, usia yang panjang, sepatutnya dilakukan setiap saat bukan setiap tahun. Dan tidak perlu dilakukan dengan ritual atau acara khusus, Allah Maha Mengetahui yang nampak dan yang tersembunyi di dalam dada. Demikian juga refleksi diri, mengoreksi apa yang kurang dan apa yang perlu ditingkatkan dari diri kita selayaknya menjadi renungan harian setiap muslim, bukan renungan tahunan.
Wallahu’alam.
***
Rujukan:
Penulis: Yulian Purnama

Barakallahfiikum


------

^ KENAPA HARUS KAMI?
1. Hewan syar'i dari sisi usia & kriteria
2. Melihat 
Proses Penyembelihan
3. Masakan non MSG
4. Citarasa Masakan Enak
5. Ketepatan 
Waktu Pengantaran
6. Sertifikat dan Laporan Dokumentasi prosesi Aqiqah
7. Laporan Infaq Kulit
8. Free Pengantaran

= Insya Allah, Kami Layak Untuk Anda =

* Wahid Aqiqah *
Aqiqah siap saji | Qurban | Supplier Hewan | Rumah Jagal

^ Jl. Monjali no.138, Sleman, Yogyakarta
         Jebed Rt.03/08, Taman, Pemalang, JATENG
^ 0813-9051-2085
www.wahidaqiqah.com



Aqiqah | aqiqah Syar’i | aqiqah murah | catering aqiqah | paket nasibox aqiqah Aqiqah jogja | Aqiqah Jogjakarta | aqiqah pemalang | aqiqah pekalongan | aqiqah tegal | aqiqah aqiqah muntilan | aqiqah klaten | aqiqah sleman | aqiqah bantul

Kafilah Orang Shalih

Bismillahirrohmanirrohim


Bangunlah !!!!

Kita tdk bisa merubah yg telah terjadi
Juga tdk bisa menggariskan masa depan
Lalu mengapa kita bunuh diri kita dengan penyesalan?
Atas apa yang sudah tdk bisa kita rubah

Hidup itu singkat sementara targetnya banyak
Maka, tataplah awan dan jangan lihat ke tanah

Kalau merasa jalan sudah makin sempit,
kembalilah kepada ALLAH yang Maha Mengetahui hal yang gaib
Dan ucapkan Alhamdulillah atas apa saja.
.
Kapal titanic dibuat oleh ratusan orang
Sedang kapal nabi Nuh dibuat hanya oleh satu orang
Tetapi, Titanic tenggelam. Sedang kapal Nabi Nuh menyelamatkan umat manusia


Taufik hanya dari ALLAH SWT
Kita bukanlah penduduk asli bumi, asal kita adalah surga

Tempat, dimana org tua kita, Adam, tinggal pertama kali.
Kita tinggal di sini hanya untuk sementara,
Untuk mengikuti ujian lalu segera kembali.



Maka berusahalah semampumu,
Untuk mengejar kafilah org2 shalih, Yang akan kembali ke tanah air yg sgt luas, di akhirat sana...
Jgn sia2kan waktumu di planet kecil ini..!


Perpisahan itu bukanlah karena perjalanan yg jauh,
Atau karena ditinggal orang tercinta,
Bahkan, kematian pun bukanlah perpisahan, sebab kita akan bertemu lagi di Akhirat

Perpisahan adalah ketika satu diantara kita masuk surga sementara yang satu lagi masuk neraka…
.

بارك الله

--------


^ KENAPA HARUS KAMI?
1.
 Hewan syar'i dari sisi usia & kriteria
2. Melihat 
Proses Penyembelihan
3. Masakan non MSG
4. Citarasa Masakan Enak
5. Ketepatan 
Waktu Pengantaran
6. Sertifikat dan Laporan Dokumentasi prosesi Aqiqah
7. Laporan Infaq Kulit
8. Free Pengantaran

= Insya Allah, Kami Layak Untuk Anda =

* Wahid Aqiqah *
Aqiqah siap saji | Qurban | Supplier Hewan | Rumah Jagal

^ Jl. Monjali no.138, Sleman, Yogyakarta
         Jebed Rt.03/08, Taman, Pemalang, JATENG
^ 0813-9051-2085
www.wahidaqiqah.com


Aqiqah | aqiqah Syar’i | aqiqah murah | catering aqiqah | paket nasibox aqiqah Aqiqah jogja | Aqiqah Jogjakarta | aqiqah pemalang | aqiqah pekalongan | aqiqah tegal | aqiqah aqiqah muntilan | aqiqah klaten | aqiqah sleman | aqiqah bantul



Hutang

HUTANGMU BISA MENGHANGUSKAN PAHALA AMAL IBADAHMU

Jangan remehkan soal hutang piutang.
Bila sudah punya kemampuan jangan ditunda-tunda lagi untuk membayarnya.

Dalam melunasi utang. Ingatlah bahwa utang akan menyusahkan seseorang di akhirat kelak.

Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ مَاتَ وَعَلَيْهِ دِينَارٌ أَوْ دِرْهَمٌ قُضِىَ مِنْ حَسَنَاتِهِ لَيْسَ ثَمَّ دِينَارٌ وَلاَ دِرْهَمٌ
“Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (di hari kiamat nanti) karena di sana (di akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah, no. 2414).

Barakallahfiikum

_______

KENAPA HARUS KAMI?
1.Usia Hewan Yang Syar'i (Domba 6 bulan, Kambing 1 tahun)
2. Melihat Penyembelihan
3. Masakan non MSG
4. Citarasa Masakan Enak
5. Ketepatan Pengantaran
6. Sertifikat dan Laporan Dokumentasi prosesi Aqiqah
7. Laporan Infaq Kulit
8. Free Pengantaran

= Insya Allah, Kami Layak Untuk Anda  =

Wahid Aqiqah
Jl. Monjali no.138, Sleman, Yogyakarta
0813-9051-2085 
www.wahidaqiqah.com

#aqiqah #aqiqahjogja #aqiqahyogyakarta #aqiqahsleman #aqiqahbantul #aqiqahklaten #aqiqahpemalang #domba  #kambing #bibitdomba #rumahjagal #cateringaqiqah #yogyakarta #muntilan #magelang #klaten #pemalang #pekalongan

Bukan tanda tjinta

Bismillahirrahmanirrahim

📖 Bukan Tanda cinta

✒ Oemar Mita, Lc

Ketika semakin banyak harta, belum ada jaminan bahwa itu adalah tanda keberkahan

Karena orang yang lalai dan menurutkan nafsu, mereka pun ketika di benci oleh Alloh maka Alloh membuka kan pintu dunia untuk mereka....

 (فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّىٰ إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ)

Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. (Surat Al-An'am 44]

Itulah jawaban....

Kenapa orang yang datang ke pesugihan menjadi kaya?

Kenapa orang yang membuka aurat menjadi dipuja dan bergelimang dengan harta?

Kenapa pegawai yang culas tapi karienya cemerlang ?

Kenapa jarang ngaji dan jarang beribadah tapi lancar proyeknya?

Bukan karena Alloh senang kepada mereka....bukan

Tapi justru Alloh melalaikan mereka dengan harta supaya bertambah amnesia mereka dengan harta yang mereka genggam dan kelak menjemput adzab pedih di akherat...

Wal iyadhu billahi....


___________

KENAPA HARUS KAMI?
1.Usia Hewan Yang Syar'i (Domba 6 bulan, Kambing 1 tahun)
2. Melihat Penyembelihan
3. Masakan non MSG
4. Citarasa Masakan Enak
5. Ketepatan Pengantaran
6. Sertifikat dan Laporan Dokumentasi prosesi Aqiqah
7. Laporan Infaq Kulit
8. Free Pengantaran

= Insya Allah, Kami Layak Untuk Anda  =

Wahid Aqiqah
Jl. Monjali no.138, Sleman, Yogyakarta
0813-9051-2085 
www.wahidaqiqah.com

#aqiqah #aqiqahjogja #aqiqahyogyakarta #aqiqahsleman #aqiqahbantul #aqiqahklaten #aqiqahpemalang #domba  #kambing #bibitdomba #rumahjagal #cateringaqiqah #yogyakarta #muntilan #magelang #klaten #pemalang #pekalongan

====================

Isi kamar Rasulullah

Bismillahirrahmanirrahim

...ISI KAMAR RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WASALLAM...

Umar bin Khattab radhiallahu 'anhu mengisahkan pengalamannya:

Saya pernah menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam saat beliau berada di atas tikar. Lalu aku duduk, ternyata saya dapati beliau hanya mengenakan selembar kain dan tidak ada kain lain selain yang dipakainya, sementara tikar itu telah membekas pada sisi beliau. Saya juga melihat segenggam gandum sekitar satu Sha' dan daun yang dipergunakan untuk menyamak yang terletak di sudut kamar dan kulit yang menggantung.

Tak terasa kedua mataku berlinang air mata.

Beliau bertanya: "Apa yang membuatmu menangis wahai Ibnul Khattab?"

Saya menjawab, "Wahai Nabi Allah, bagaimana aku tidak meneteskan air mata, sementara tikar ini membekas di sisimu, dan aku tidak melihat dalam ruanganmu kecuali apa aku lihat.
Padahal raja Kisra dan Kaisar Romawi dipenuhi buah-buahan dan sungai-sungai, sedangkan engkau adalah Nabi Allah dan pilihan-Nya, namun ruanganmu hanya seperti ini!."

Beliau menjawab: "Wahai Ibnul Khattab, tidakkah kamu ridho kita mendapatkan akhirat dan mereka mendapatkan dunia?"

Saya menjawab, "Tentu saja ridho."

Dikutib dari: Sunan Ibn Majah no. 4143

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى (إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى) آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى (إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى) آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Barakallahfiikum

________

KENAPA HARUS KAMI?
1.Usia Hewan Yang Syar'i (Domba 6 bulan, Kambing 1 tahun)
2. Melihat Penyembelihan
3. Masakan non MSG
4. Citarasa Masakan Enak
5. Ketepatan Pengantaran
6. Sertifikat dan Laporan Dokumentasi prosesi Aqiqah
7. Laporan Infaq Kulit
8. Free Pengantaran

= Insya Allah, Kami Layak Untuk Anda  =

Wahid Aqiqah
Jl. Monjali no.138, Sleman, Yogyakarta
0813-9051-2085 
www.wahidaqiqah.com

#aqiqah #aqiqahjogja #aqiqahyogyakarta #aqiqahsleman #aqiqahbantul #aqiqahklaten #aqiqahpemalang #domba  #kambing #bibitdomba #rumahjagal #cateringaqiqah #yogyakarta #muntilan #magelang #klaten #pemalang #pekalongan

Bahaya Riba

Bismillahirrahmanirrahim


🔴 AWAS BAHAYA RIBA.. KONDISI DARURAT BANGKAI BISA JADI HALAL, TAPI "RIBA".. TIDAK 🔴

Pertanyaan : Bolehkah bagiku untuk meminjam pinjaman dari bank ribawi untuk membeli rumah ? Berilah kami faedah, semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan.

Dijawab oleh Asy Syaikh Rabi' bin Hady Al Madkhaly hafizhahullah :

 Seandainya saja kamu membutuhkan sepotong roti untuk dimakan demi menyelamatkan dirimu dari kematian maka JANGAN mengambil sedikitpun dari bank, APALAGI untuk membangun rumah atau membeli mobil.

Allah menghalalkan untukmu bangkai, daging babi, hewan yang dipukul, hewan yang jatuh, Allah MENGHALALKAN untukmu pada kondisi darurat. Dan Allah TIDAK MENGHALALKAN riba untukmu. Riba SANGAT BERBAHAYA, sangat berbahaya.

Maka JANGANLAH bermu'amalah dengan riba, dan BERSABARLAH. Karena sesungguhnya Allah berfirman :

وَمَنْ يَّـتَّـقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَّهٗ مَخْرَجًا ۙ وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

"Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya,dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya." [QS. Ath-Thalaq: 2-3]

Riba itu dosa besar dan perkara yang berbahaya, orang yang menghalalkannya dia dikafirkan.

Apabila kamu membutuhkan sebuah rumah maka bersabarlah hingga Allah memberimu rizki. Pasrahkanlah kepada Allah dan lakukanlah sebab (usaha) sampai Allah siapkan untukmu sebuah rumah. Jika tidak (tercapai) maka kamu akan meninggal dalam keadaan SELAMAT DARI PEPERANGAN ALLAH.

Karena pelaku riba itu orang yang memerangi Allah -wal'iyadzu billah- sebagaimana Allah 'Azza waJalla berfirman :

فَاِنْ لَّمْ تَفْعَلُوْا فَأْذَنُوْا بِحَرْبٍ مِّنَ اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ ۚ وَاِنْ تُبْتُمْ فَلَـكُمْ رُءُوْسُ اَمْوَالِكُمْ ۚ لَا تَظْلِمُوْنَ وَلَا تُظْلَمُوْنَ

"Jika kamu tidak melaksanakannya, maka umumkanlah perang dari Allah dan Rasul-Nya. Tetapi jika kamu bertobat, maka kamu berhak atas pokok hartamu. Kamu tidak berbuat zalim (merugikan) dan tidak dizalimi (dirugikan)." [QS. Al-Baqarah: 279]

Allah mengumumkan perang kepada pelaku riba.
Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaknat pemakan riba, wakilnya, pencatatnya, dan dua saksinya.

Apa yang kamu inginkan setelah adanya laknat ini..? Apakah sebuah rumah itu bisa memberimu manfaat, sementara di hadapanmu neraka Jahannam..?

Seorang mukmin hendaknya bertakwa kepada Allah dan bersabar atas kefaqirannya dan kebutuhannya, karena sesungguhnya Allah berfirman :

وَلَـنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَـوْفِ وَالْجُـوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِ ؕ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ ۙ

"Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar," [QS. Al-Baqarah:155]

Bersabarlah niscaya Allah akan memberimu balasan pahala besar ini, sebagai ganti atas dihadapkannya dirimu dengan laknat Allah, murka-Nya, kemarahan-Nya dan siksa-Nya.

Tanggunglah beban berat ini di dunia, dan itu tidak ada apa-apanya dibanding kemurkaan Allah dan siksa-Nya.

Kita memohon kepada Allah agar mencukupi kita dengan keutamaan dan karunia-Nya dari segala yang membuat-Nya marah dan murka. Sesungguhnya Rabb kita Maha Mendengar Do'a.
Semoga shalawat dan salam atas Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya.

[ Mausu'ah Muallafat wa Rasail wa Fatawa Asy Syaikh Rabi' Al Madkhaly (1/134-135) ]
~~~~~~~~~~~~~~~~~
✏Alih Bahasa » Abu Salim ibnu Shalih Al Jawy

Sumber : WA Al-Itifadhah

http://www.atsar.id/2015/12/kondisi-darurat-bangkai-bisa-halal-tapi.html?m=1

Barakallahfiikum

____________

KENAPA HARUS KAMI?
1.Usia Hewan Yang Syar'i (Domba 6 bulan, Kambing 1 tahun)
2. Melihat Penyembelihan
3. Masakan non MSG
4. Citarasa Masakan Enak
5. Ketepatan Pengantaran
6. Sertifikat dan Laporan Dokumentasi prosesi Aqiqah
7. Laporan Infaq Kulit
8. Free Pengantaran

= Insya Allah, Kami Layak Untuk Anda  =

Wahid Aqiqah
Jl. Monjali no.138, Sleman, Yogyakarta
0813-9051-2085 
www.wahidaqiqah.com

#aqiqah #aqiqahjogja #aqiqahyogyakarta #aqiqahsleman #aqiqahbantul #aqiqahklaten #aqiqahpemalang #domba  #kambing #bibitdomba #rumahjagal #cateringaqiqah #yogyakarta #muntilan #magelang #klaten #pemalang #pekalongan