BAHAYA MSG

APA ITU MSG?

MSG adalah zat kimia yang berfungsi untuk memperkuat rasa sebuah masakan. Dalam dunia medis disebut MONOSODIUM GLUTAMATE, yaitu senyawa yang berasal dari asam amino glutamat Umumnya ditambahkan dalam banyak bumbu penyedap agar rasa yang dihasilkan lebih tajam, gurih dan menggugah selera 

MSG banyak digunakan oleh restoran cepat saji atau industri makanan siap saji, seperti bumbu siap pakai, sup kalengan, dan mie instan. Meski kadang yang dicantumkan tidak tertulis MSG atau Monosodium Glutamate, namun dengan nama lain seperti hidrolyzed protein, Sodium Caseinate, dan nama lainnya

Baca Juga: Panduan Menyambut Kelahiran Bayi

 

bahaya MSG

Dampak MSG bagi Tubuh

Zat yang sangat penting dalam industri makanan ini, karena mampu menciptakan gairah rasa makan bagi para penggemarnya, ternyata mempunyai efek negatif, meskipun tiap-tiap orang berbeda dalam respon yang diterima, tergantung dari ketahanan dan sensitivitas tubuh masing-masing

Alergi, muntah dan pusing adalah respon dari efek negatif dari konsumsi MSG ini  yang berasal dari pembuluh darah yang menyempit ataupun melebar. Dimana reaksi pembuluh darah ini akan memicu aktivitas pada saraf otak, sehingga menyebabkan pusing kepala

 Tidak hanya itu, pemakaian MSG dalam jumlah yang banyak dan kurun waktu yang lama bisa mengakibatkan:

1. Kecanduan

MSG adalah zat kimia yang berguna untuk merangsang saraf, tentunya hal ini akan mengakibatkan kecanduan jika kita sering mengkonsumsinya. Hingga kita keinginan untuk makan akan lebih sering. tentunya, ini adalah rasa yang menjadi musuh besar para bunda dan umahat lainnya kan? :)

2. Menurunnya Fungsi Otak

MSG dalam jumlah konsumsi yang banyak, juga akan mengakibatkan menurunnya fungsi kognitif otak. Sehingga otak akan susah berkonsentrasi dan mudah lupa. Hal ini terjadi karena reseptor pada otak akan mendapat stimulasi yang berlebihan karena mendapat kadar glutamat yang terlalu tinggi. Bila hal ini terus terjadi dalam waktu yang lama, akan berakibat membunuh sel saraf pada otak yang berfungsi penting dalam fungsi kognitif otak


Baca Juga: Aqiqah dan Tuntunan Syariat di Dalamnya

 

bahaya MSG

Walaupun banyak juga penelitian yang menunjukkan bahwasanya konsumsi MSG ini aman, tetapi ada baiknya ayah bunda secara bijak harus membatasi penggunaannya. Mengatur porsi MSG dan selalu waspada akan dampak permanen dan jangka panjang adalah pilihan tepat untuk melindungi keluarga tercinta

 

AQIQAH SEHAT, ENAK & NON MSG

Wahid Aqiqah, Jasa Layanan Aqiqah Profesional Siap Saji Keluarga ayah bunda semua, alhamdulillah, setelah berorientasi utama pada Syariat untuk pelaksanaannya; dari pemilihan hewan serta penyembelihannya, dalam perihal masakan pun kesehatan dari ayah bunda pun menjadi orientasi selanjutnya

Pemilihan masakan Sehat serta Enak tanpa menggunakan MSG adalah spesialisasi utama kami. Tidak eneg dan tetap enak menjadi tajuk utama dalam kepuasan di setiap testimoni customer kami. Alhamdulillah

Bagi Ayah Bunda yang ingin konsultasi atau langsung order, jangan sungkan untuk menanyakan langsung ke Hotline kami +6281390512085 . Ayah bunda bisa Telfon, WA ataupun SMS. Atau bisa datang langsung ke kantor pusat kami di Jalan Monjali No.138, yogyakarta. 


barakallahfiikum

bahaya MSG



 

MENTAHNIK BAYI

PENGERTIAN MENTAHNIK

Mentahnik yaitu menempelkan kurma yang sudah halus ke langit-langit mulut bayi yang baru lahir. Kurma ini biasanya dilumatkan terlebih dahulu untuk memastikan kelembutannya.

Salah satu tujun mentahnik adalah melatih  bayi untuk makan dan menguatkannya. Salah satu Hadist yang mendasarinya adalah

Diriwayatkan dari ‘Aisyah Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata, pernah dibawakan beberapa bayi kepada beliau,

فَيَدْعُو لَهُمْ بِالْبَرَكَةِ وَيُحَنِّكَهُمْ

Kemudian beliau mendoakan keberkahan untuknya dan mentahniknya.” (HR. Muslim)

Sunnah mentahnik ini dilaksanakan pada saat bayi baru lahir. Sehingga makanan tahnik inilah yang pertama kali masuk ke dalam lambungnya.

Al-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin Rahimahullah berkata, “Mentahnik dilaksanakan saat kelahiran sehingga apa yang ia makan adalah makanan yang ditahnikkan untuknya.” (Fatawa Nuur ‘ala al-Darb: 2/14)

Ibunda orang-orang mukmin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يُؤْتَى بِالصِّبْيَانِ فَيُبَرِّكُ عَلَيْهِمْ وَيُحَنِّكُهُمْ

“Dahulu, bayi-bayi biasa dibawa ke hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau mendoaakan keberkahan untuk mereka dan mentahnik mereka.” (HR. Muslim no. 2147)



Baca selengkapnya https://muslimah.or.id/9365-parenting-islami-19-mentahnik-bayi-baru-lahir-dan-mendoakan-keberkahan-untuknya.html

Ibunda orang-orang mukmin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يُؤْتَى بِالصِّبْيَانِ فَيُبَرِّكُ عَلَيْهِمْ وَيُحَنِّكُهُمْ

“Dahulu, bayi-bayi biasa dibawa ke hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau mendoaakan keberkahan untuk mereka dan mentahnik mereka.” (HR. Muslim no. 2147)



Baca selengkapnya https://muslimah.or.id/9365-parenting-islami-19-mentahnik-bayi-baru-lahir-dan-mendoakan-keberkahan-untuknya.html

Ibunda orang-orang mukmin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يُؤْتَى بِالصِّبْيَانِ فَيُبَرِّكُ عَلَيْهِمْ وَيُحَنِّكُهُمْ

“Dahulu, bayi-bayi biasa dibawa ke hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau mendoaakan keberkahan untuk mereka dan mentahnik mereka.” (HR. Muslim no. 2147)



Baca selengkapnya https://muslimah.or.id/9365-parenting-islami-19-mentahnik-bayi-baru-lahir-dan-mendoakan-keberkahan-untuknya.html

Ibunda orang-orang mukmin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يُؤْتَى بِالصِّبْيَانِ فَيُبَرِّكُ عَلَيْهِمْ وَيُحَنِّكُهُمْ

“Dahulu, bayi-bayi biasa dibawa ke hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau mendoaakan keberkahan untuk mereka dan mentahnik mereka.” (HR. Muslim no. 2147)



Baca selengkapnya https://muslimah.or.id/9365-parenting-islami-19-mentahnik-bayi-baru-lahir-dan-mendoakan-keberkahan-untuknya.html

Dari Abu Musa, beliau berkata,

وُلِدَ لِى غُلاَمٌ فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ وَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ.

“(Suatu saat) aku memiliki anak yang baru lahir, kemudian aku mendatangi Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau memberi nama padanya dan beliau mentahnik dengan sebutir kurma.



Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/919-hadiah-di-hari-lahir-1-mengunyah-kurma-tahnik-ke-mulut-si-bayi.html

Dari Abu Musa, beliau berkata,

وُلِدَ لِى غُلاَمٌ فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ وَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ.

“(Suatu saat) aku memiliki anak yang baru lahir, kemudian aku mendatangi Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau memberi nama padanya dan beliau mentahnik dengan sebutir kurma.



Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/919-hadiah-di-hari-lahir-1-mengunyah-kurma-tahnik-ke-mulut-si-bayi.html

Dari Abu Musa, beliau berkata,

وُلِدَ لِى غُلاَمٌ فَأَتَيْتُ بِهِ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَسَمَّاهُ إِبْرَاهِيمَ وَحَنَّكَهُ بِتَمْرَةٍ.

“(Suatu saat) aku memiliki anak yang baru lahir, kemudian aku mendatangi Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam, kemudian beliau memberi nama padanya dan beliau mentahnik dengan sebutir kurma.



Akhi, ukhti, yuk baca tulisan lengkapnya di Rumaysho:
https://rumaysho.com/919-hadiah-di-hari-lahir-1-mengunyah-kurma-tahnik-ke-mulut-si-bayi.html

Menurut Imam An-Nawawi rahimahullah, "bahwasanya para pakar telah mengatakan kalau tahnik adalah mengunyah kurma atau semacamnya, kemudian menggosok-gosokkannya di mulut-mulut bayi yang baru lahir"

 

BACA JUGA: SUNNAH DALAM PENYEMBELIHAN


MAKANAN YANG DI GUNAKAN

 Makan utama untuk mentahik adalah kurma, tetapi kalau tidak ada kurma, bisa diganti dengan sesuatu yang manis seperti madu atau selainnya.

وأولاه التمر فإن لم يتيسر تمر فرطب وإلا فشيء حلو وعسل النحل أولى من غير

Dan yang lebih utama (ketika) mentahnik ialah dengan kurma kering (tamr). Jika tidak mudah mendapatkan kurma kering (tamr) maka dengan kurma basah (ruthab) . Dan kalau tidak ada kurma dengan sesuatu yang manis dan tentunya madu lebih utama dari yang lainnya (kecuali kurma).” (Fathul Baari: 9/558)

ternyata diperbolehkan mengganti dengan yang lain selain kurma jika kita tidak mendapatkannya 

Imam An-Nawawi rahimahullah berkata,

كون التحنيك بتمر وهو مستحب ولو حنك بغيره حصل التحنيك ولكن التمر أفضل

Tahnik dilakukan dengan kurma dan hukumnya adalah sunnah (anjuran). Namun andai ada yang mentahnik dengan selain kurma, maka sudah dianggap pula sebagai tahnik. Akan tetapi, tahnik dengan kurma lebih utama.” (Syarh Muslim: 14/124)

dan madu adalah makanan yang paling utama sebagai pengganti kurma. Imam Ahmad bin Hambal Rahimahullah berkata,

يلعق العسل ساعة يولد

Dilumurkan madu saat ia lahir.” (Al-Mughni: 2/497)

 

Mentahnik bayi



ORANG YANG MENTAHNIK

Siapa orang mentahnik bayi yang baru lahir? Orang yang mentahnik boleh laki-laki ataupun perempuan. Sebagaimana disampaikan oleh Ibnu Qoyyim Rahimahullah bahwa Iman Ahmad bin Hambal pernah memiliki anak dan yang mentahniknya adalah seorang wanita (Lihat Tuhfatul maudud, hlm 66)

Ada beberapa ulama yang menganjurkan untuk ditahnik kepada orang yang shalih diantara mereka, hal ini seperti diungkapkan oleh Imam Nawawi Rahimahullah (lihat Syarh Shahih Muslim, 14/110) dikarenakan dulu bayi-bayi yang baru dilahirkan, dibawa ke Rasulullah untuk di tahnik. namun ada beberapa ulama yang bertentangan dengan beberapa alasan. Salah satunya karena pada zaman para sahabat tidak dilakukan demikian, padahal para sahabat juga orang-orang yang shalih, dan paham akan syariat, yang tentu juga sudah semestinya kita jadikan contoh. Hal ini disampaikan oleh Imam Ibnu Hajar Rahimahullah dalam Fathul Bari 1/327. Dimana Mentahnik bayi yang diberikan kepada orang shalih hanya ditujuka nkepada keberkahan yang didapat oleh Rasulullah, tidak dengan manusia lainnya

Maka dapat kita simpulkan bahwasanya siapa saja dapat melakukan tahnik, tanpa kekhususan tertentu. termasuk orang tuanya, jika melakukan maka akan mendapatkan pahala sunnah tahnik, tanpa harus  mencapai derajad takwa dan keshalihan untuk mentahnik bayinya yang baru lahir. Wallahu a'lam bishowwab

 

sebagaimana disampaikan Ibnul Qayyim rahimahullah bahwa Imam Ahmad bin Hambal pernah memiliki anak dan yang mentahnîknya adalah wanita. (Lihat Tuhfatul Maudûd, hlm. 66)

Referensi: https://almanhaj.or.id/5574-tahnk-bayi.html

 RAHASIA MEDIS MENTAHNIK BAYI

Dalam dunia medis, tahnik disebut sebagai imunisasi alami. Secara ilmiah, hal ini telah dilakukan oleh seorang dokter dari Semarang, dimana disampaikan oleh www.rs-alirsyadsurabaya.co.id , beliau bernama dr. Susilo Rini, dalam penelitiannya itu menyimpulkan bahwa ada stem cell yang berada di sekitar mulut bayi di tempat tumbuhnya gigi dan di langit-langit mulut. Dimana stem cell berfungsi untuk mematangkan sistem imunitas secara alami serta mengendalikan sistem kekebalan tubuh. Jadi stem cell ini secara alami tidak dapat berfungsi kecuali dengan scrubbing (menggosok-gosoknya) di langit-langit mulut bayi. Stem cell ini juga terdapat pada sinar matahari dan air susu ibu (ASI). Tetapi yang paling utama itu terdapat di langit-langit mulut bayi

Didalam penelitian Dokter Rini tersebut, juga ada zat yang bernama sialic acid, zat ini berupa glikoprotein yang terkandung dalam air liur atau saliva yang berfungsi sebagai penghadang mikroba dan mampu mengikat virus serta bakteri. Pada bayi jumlah sialic acid ini akan berfungsi dengan baik hanya jika setelah sepuluh hari bayi baru lahir. Karena itulah diperlukan dari luar tubuh si bayi. Karena, saat bayi itu baru lahir, hanya sedikit jumlahnya.

Lantas, bagaimana hubungannya dengan tahnik? 

Sebelum kita berbicara hubungannya antara stem cellsialicacid dan tahnik, kita perlu berbicara dahulu tentang kurma. Kurma seperti kita tahu itu adalah makanan yang tinggi kandungan karbohidratnya dan banyak vitamin-vitamin lain, dimana kita meyakini bahwa kurma itu juga adalah salah satu buah terbaik, karena disukai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Buah kurma merupakan salah satu buah yang disebutkan beberapa kali di dalam Al-Quran. Selain itu, kurma adalah buah dari pohon yang disamakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan seorang mukmin dan juga karena manisnya

Oleh karena bayi yang baru lahir memiliki kandungan zat gula “glukosa” sangat kecil dalam darahnya, maka buah kurma menjadi bahan utama untuk mentahnik bayi karena memiliki kandungan karbohidrat yang jika dikunyah dan bercampur dengan air ludah akan berubah menjadi glukosa. Pemberian kurma ini juga merupakan metode pematangan organ limfoid baik lokal/Sistemik. Limfoid itu adalah kelenjar limfe yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Tahnik, Membantu Bayi Prematur

Bayi yang baru lahir, apalagi jika lahir premature, tanpa diragukan lagi sangat membutuhkan solusi cepat, yaitu memberikan zat gula. Dan kini, Alhamdulillah banyak rumah sakit memberikan kepada bayi dan anak-anak, glukosa agar dihisap oleh sang bayi atau anak kecil langsung setelah lahir, kemudian baru setelah itu, mulailah sang ibu menyusuinya.

Hadits-hadits Nabi shalallaahu ‘alaihi wa salam yang mulia yang berkenaan dengan tahnik sesungguhnya telah menjadi pintu pembuka cakrawala pengetahuan dunia dalam hal menjaga dan merawat anak dan bayi, khususnya bayi yang lahir dalam keadaan  premature, karena sang bayi memiliki kandungan kadar gula glukosa yang sangat kecil dalam darahnya.

Metode Tahnik kurma ini  juga sekaligus menjadi mukjizat kenabian Muhammad shalallaahu alaihi wa sallam secara medis, padahal hal itu tidak pernah diketahui sebelumnya, baik pada zaman beliau hidup ataupun pada zaman-zaman sekarang, kecuali setelah dilakukannya sejumlah penelitian pada abad 20-an ini


BACA JUGA: HIKMAH AQIQAH

HIKMAH MENTAHNIK BAYI

Meski tidak tertulis secara terperinci dari hikmah mentahnik bayi, namun beberapa hal bisa kita ambil dari hikmah metode mentahnik bayi ini:

 

1.  Mengikuti Sunnah Rasulullah agar memberikan sesuatu yang manis dalam perut bayi yang lahir

Dimana secara ilmiah, mentahnik bayi ini sudah kita bahas dari paragraf diatas bahwasanya sangat berguna bagi tumbuh kembang bayi yang baru lahir

 

2. Mentahnîk juga dapat memperkuat otot-otot mulut bayi yang baru lahir dengan gerakan lidah dan langit-langit dan kedua tulang rahang dengan gerakan-gerakan saat menikmati rasa manis, sehingga sang bayi siap untuk mengisap air susu ibunya dengan kuat dan alami. [Tarbiyatul Aulâd fil Islâm 1/71, dinukil dari Ahkâm al-Maulûd, hlm. 113]

 

3. Mentahnîk bisa melatih serta menguatkan sang bayi untuk makan [Lihat Fathul Bâri 9/588).  

 

4. Serta Rasa manis akan cepat masuk kedalam liver dan khususnya apabila dari Ruthab atau kurma, sehingga akan lebih mudah diterima dan bermanfaat besar bagi liver [Lihat Ahkâm al-Maulûd, hlm. 113) 

Demikian bahasan kita untuk bagaimana tatacara Mentahnik Bayi, bagi Ayah bunda kami dari tim Wahid Aqiqah juga menyediakan Madu Asli dengan jaminan Murni 100% yang berasal dari Hutan Sialang Riau, dimana madu ini bisa ayah bunda pergunakan sebagai pengganti untuk Mentahnik jikalau kurma tidak ayah bunda dapatkan

Semoga Artikel ini bermanfaat. Barakallahfiikum

 

 

Artikel Terkait:
4. Mentahnik Bayi 

 


LARANGAN PEMBERIAN NAMA DALAM ISLAM

NAMA ADALAH PENGHARAPAN

Nama tidak hanya identitas bagi seseorang, tetapi juga merupakan sebuah doa yang di sematkan dari keluarga tercinta, pengharapan agar sang bayi kelak tumbuh besar dan sukses menjadi seperti yang diharapkan keluarga dan kemudian menjadi kebanggaan keluarga di dunia dan akhirat


Sesungguhnya kamu sekalian akan diseru/dipanggil pada hari Kiamat dengan nama-nama kamu dan nama-nama bapa kamu. Oleh demikian, elokkanlah nama-nama kamu. (HR. Imam Abu Daud dari Abu Dardak ra.)

 

Baca Juga: Daging Aqiqah, Mentah atau dimasak?

nama anak


NAMA-NAMA YANG DILARANG

Pemberian nama kepada anak juga harus berhati-hati, karena ada beberapa nama yang di larang oleh Nabi Muhammad SAW karena beberapa hal. Apa saja nama yang dilarang itu?


1. Menggunakan nama-nama Allah SWT [contoh: Rahman, Rahim, Kholiq, dan sebagainya]. kecuali sudah diberi tambahan dan tidak berdiri sendiri [contoh: Abdurrahman, Abdurrahim]

2. Menggunakan nama-nama penghambaan kepada selain Allah. [contoh: menghamba kepada manusia, patung, gunung, dan sebagainya = Abdurrasul/hambanya Rasul, Abdun Nabi/hambanya Nabi, Abdul Uzza/hambanya uzza, Abdus Syamsu/hambanya matahari

3. Memberikan nama-nama berhala sesembahan selain Allah. Misal : Al-Lat dan Al-Uzza

4. Memberikan nama-nama yang sifatnya jelek. Contoh: Huyam dan Suham [Nama jenis penyakit pada Unta]

5. Memberikan nama-nama yang memuji [tazkiyyah] terhadap diri sendiri atau berisi kedustaan.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

“Sesungguhnya  nama  yang  paling  dibenci  oleh  Allah  adalah  seseorang  yang  bernama Malakul Amlak (raja diraja),” (HR. Bukhori & Muslim).

6. Memberikan nama-nama dengan nama syaithon. misal: Al-Ajda' dan lain sebagainya 


MENGGANTI NAMA SESEORANG

Lantas bagamana jika nama sudah diberikan kepada anak kita, sedangkan ketika sudah besar kita baru tahu hukumnya?

Islam menganjurkan agar seseorang mengganti namanya jika ia mengandung arti keburukan dan diharamkan

Hal ini dijelaskan di dalam Kitab Tanwirul Qulub sebagai berikut:

وَيَجِبُ تَغْيِيْرُ اْلأَسْمَاءِ الْمُحَرَّمَةِ وَيُسْتَحَبُّ تَغْيِيْرُ اْلأَسْمَاءِ الْمَكْرُوْهَةِ.

Artinya, “Mengubah nama-nama yang haram itu hukumnya wajib, dan nama-nama yang makruh hukumnya sunah,” (Syekh M Amin Al-Kurdi, Tanwirul Qulub, [Beirut, Darul Fikr: 1994 M/1414 H], halaman 234).

 

Tetapi, sepanjang nama kita tidak termasuk dalam catatan nama-nama yang diharapkan, dan meskipun tidak mempunyai nama yang berisi kebarokahan doa, karena mungkin ada pertimbangan dari orang tua kita dalam memberikan nama; mungkin berisi arti positif dalam bahasa lokal, atau dulu pemahaman orang tua dalam bab agama belum luas seperti sekarang, hendaknya nama kita pertahankan, sebagai salah satu bentuk terimakasih kita kepada mereka.

 

Baca Juga: Jumlah Hewan Aqiqah

KONSULTASI & DOA BAGI AYAH BUNDA

Kami dari Wahid Aqiqah pun selalu memperbaiki layanan, konsultasi dan senantiasa teriring doa, agar ayah bunda mendapat inspirasi nama yang terbaik untuk putra/i tercinta, dan semoga di dalamnya juga terdapat doa dan kebarokahan bagi putra/i ayah bunda tercinta


Barakallahfiikum



Artikel Terkait:
4. Mentahnik Bayi 

 

Testimoni #27 | Aqiqah Jogja | 081390512085

Testimoni Aqiqah #27


Bu Suhartini - Berbah

Aqiqah jogja, paket aqiqah
Testimoni Aqiqah - www.wahidaqiqah.com

Kali ini testimoni berasal dari customer berbah, tepatnya di seputar jalan wonosari, Yogyakarta

Alhamdulillah, tidak hanya puas akan layanan dan masakan dari wahid aqiqah jogja, tapi beliau juga puas akan layanan penceramah dari wahid aqiqah.

Semua nikmat datangnya hanya dari Allah ta'ala. Semoga kita mendapat karunia syurga di akhirat kelak. Aamiin


Baca Juga Artikel Kami yang Lain:

Syurga bagi Istri Shalihah | Aqiqah jogja | 081390512085

KETAATAN SEORANG ISTRI


Ketaatan seorang istri pada sang suami mendapat jaminan surga dari Allah Subhanallah wa ta'ala. tidak hanya itu, bahkan ia dipersilahkan untuk memasuki syurga dari pintu yang mana saja ia mau

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 
“Jika seorang wanita melaksanakan shalat lima waktunya, melaksanakan shaum pada bulannya, menjaga kemaluannya, dan mentaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja ia kehendaki.” 
(HR Ibnu Hibban dalam Shahihnya)


jika meminjam istilah kekinian, ketaatan kepada suami adalah HARGA MATI bagi seorang istri shalihah. ketaatan kepada suami adalah jalan yang akan ditempuh untuk menuju syurga atau neraka. karena keridhoan dari seorang suami atas istrinya adalah keridhoan Allah.
begitupun sebaliknya, jika istri tidak taat kepada suami maka ia termasuk sebagai wanita yang durhaka dan merupakan hamba yang kufur nikmat


Suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda bahwa beliau melihat wanita adalah penghuni neraka terbanyak. Seorang wanita pun bertanya kepada beliau mengapa demikian? Rasulullah pun menjawab bahwa diantarantanya karena wanita banyak yang durhaka kepada suaminya. 
(HR Bukhari Muslim)

aqiqah jogja, paket aqiqah
Syurga Istri Shalihah - www.wahidaqiqah.com



HAK SUAMI


Hak Suami adalah yang tertinggi dalam keluarga dibandingkan oleh hak siapapun manusia termasuk hak kedua orangtua, bahkan hak suami harus didahulukan oleh seorang istri daripada ibadah-ibadah yang bersifat sunnah lainnya

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kalau aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain, maka aku akan memerintahkan para istri untuk sujud kepada suaminya, disebabkan karena Allah telah menetapkan hak bagi para suami atas mereka (para istri). 
(HR Abu Dawud, Tirmidzi, ia berkata, “hadis hasan shahih.” Dinyatakan shahih oleh Syaikh Albani)


aktualisasi dari keutamaan hak suami ini , para istri pun tidak boleh keluar rumah tanpa ijin dari suami dan Dalam hak berhubungan suami-istri, jika suami mengajaknya untuk berhubungan, maka istri tidak boleh menolaknya. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 
“Tidak boleh bagi seorang perempuan berpuasa sementara suaminya ada di rumah kecuali dengan izinnya. Dan tidak boleh baginya meminta izin di rumahnya kecuali dengan izinnya.” 
(HR Bukhari Muslim)


“Jika seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidur, kemudian si istri tidak mendatanginya, dan suami tidur dalam keadaan marah, maka para malaikat akan melaknatnya sampai pagi.” 
(HR Bukhari Muslim)

aqiqah jogja, paket aqiqah jogja
Syurga Istri Shalihah - www.wahidaqiqah.com

.

KEWAJIBAN ISTRI


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 
“Dan wanita adalah penanggungjawab di rumah suaminya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban.” 
(HR Bukhari Muslim)

hadist diatas menunjukkan salah satu kewajiban utama seorang istri adalah sebagai penanggung jawab atas keadaaan rumahnya. dimana tidak hanya menmgurusi ketika sang suami berada di rumah, juga menjaganya ketika suami sedang mencari nafkah dan keperluan lainnya

Berkhidmat kepada suami dengan melayaninya dalam segala kebutuhan-kebutuhannya adalah diantara tugas seorang istri. 

Bukan sebaliknya, istri yang malah dilayani oleh suami. Hal ini didukung oleh firman Allah,
 “Dan laki-laki itu adalah pemimpin bagi wanita.” 
(QS. An Nisa [4]: 34)

Ibnul Qayyim berdalil dengan ayat diatas, jika suami menjadi pelayan bagi istrinya, dalam memasak, mencuci, mengurus rumah dan lain-lain, maka itu termasuk perbuatan munkar. 

Karena berarti dengan demikian sang suami tidak lagi menjadi pemimpin. Justru karena tugas-tugas istri dalam melayani suami lah, Allah pun mewajibkan para suami untuk menafkahi istri dengan memberinya makan, pakaian dan tempat tinggal. 
(Lihat Zaad Al-Ma’aad 5/188-199 via Tanbihat, hal. 95, DR Shaleh Al Fauzan)

Bukan juga sebaliknya, istri yang malah menafkahi suami dengan bekerja di luar rumah untuk kebutuhan rumah tangga. [SUMBER]


Seorang istri juga tidak boleh keluar rumah kecuali dengan izin suami. Karena tempat asal wanita itu di rumah. Sebagaimana firman Allah, 
“Dan tinggal-lah kalian (para wanita) di rumah-rumah kalian.”
(QS. Al Ahzab [33]: 33)

Demikianlah syariat Islam akan hubungan antara hak dan kewajiban suami dan istri dalam Islam. Syariat Islam dalam keluarga ini sarat dengan hikmah, dimana jika dilakukan akan tercipta rumah tangga yang harmonis dan penuh berkah InsyaAllah

Semoga Allah karuniakan kepada kita keluarga yang sakinah, mawwaddah dan warrohmah, dimana bisa menjalankan syariat Islam hingga Kemuliaan kitat dapatkan dalam dunia dan akhirat bersama 

barakallahfiikum


Saat Bunda mengandung | Aqiqah jogja | 081390512085

BUNDA ADALAH HARAPAN UMAT


     Salah satu tujuan pernikahan dalam Islam adalah mempunyai keturunan. dengan berlangsungnya keturunan juga sebagai representasi dari peradaban Islam itu sendiri, dimana diharapkan tercipta generasi Islami dan membentuk masyarakat yang menjunjung tinggi dan melaksanakan syariat Islam


      Rasulullah pernah bersabda, dalam ikut menentukan calon pilihan utama bagi ummat, agar dapat mewujudkan tujuan pernikahan itu sendiri. 



تَزَوَّجُوا الْوَدُودَ الْوَلُودَ فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمْ الْأُمَمَ
Menikahlah dengan wanita yang penyayang dan subur, karena saya membanggakan banyaknya kalian pada seluruh umat. (HR. Abu Daud 2050, Nasai 3227 dan dishahihkan al-Albani)
    Ibu adalah sosok yang sangat dimuliakan dalam Islam, dimana menempati urutan pertama dalam keluarga. Dimana syariat mewajibkan bagi anak laki-laki yang meskipun nantinya juga menjadi Imam bagi keluarganya sendiri kelak, tapi tetap harus mematuhi Ibu sampai kapanpun jua
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, beliau bercerita,
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ :يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ
“Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ 
Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ 
Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ 
Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ 
Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ 
Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ 
Orang tersebut bertanya kembali, ‘
Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” 
(HR. Bukhari 5971 dan Muslim  2548)


PENGHORMATAN TERUNTUK BUNDA


                 Kewajiban penghormatan seorang anak laki-laki kepada ibunya meski sampai akhir hayat tidaklah berlebihan. karena setiap ibu mengalami kesusahan dan kepayahan ketika mengandung anaknya, sakit ketika melahirkannya, serta kerepotan saat membesarkan mereka

bahkan ketika melahirkan, tidak jarang kita jumpai ibu yang meninggal dalam perjuangan mengeluarkan generasi tercintanya. begitu pentingnya momen krusial ini serta memang menjadi hal yang mendasar bagi berlangsungnya perjuangan ummat, Rasullullah SAW memberikan gambaran pahala yang begitu besar bagi para ibu yang meninggal ketika melahirkan, yaitu pahala syurga

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengarahkan,
شهداء أمتي إذاً لقليل ، القتل في سبيل الله عز وجل شهادة ، والطاعون شهادة ، والغرق شهادة ، والبطن شهادة ، والنفساء يجرها ولدها بسرره إلى الجنة
“Berarti orang yang mati syahid di kalangan umatku cuma sedikit. 
Orang yang mati berjihad di jalan Allah, syahid, 
orang yang mati karena Tha’un, syahid. 
Orang yang mati tenggelam, syahid. 
Orang yang mati karena sakit perut, syahid. 
Dan wanita yang mati karena nifas, dia akan ditarik oleh anaknya menuju surga dengan tali pusarnya.” 
(HR. Ahmad dalam musnadnya 15998. Dan dinilai Shahih li Ghairih oleh Syuaib Al-Arnauth).

    dan seperti halnya ayah bunda yang berkewajiban menghormati kakek dan neneknya, begitupun nantinya putra-putri ayah bunda pun mempunyai kewajiban yang sama, yaitu menghormati ayah bunda.  tentunya hal ini hanya akan di dapat jika anak-anak kita belajar tentang agama yang baik, sehingga bisa tahu dan menjalankan hak dan kewajiban mereka sebagai anak

Allah berfirman,
وَوَصَّيْنَا الْإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ إِحْسَانًا حَمَلَتْهُ أُمُّهُ كُرْهًا وَوَضَعَتْهُ كُرْهًا وَحَمْلُهُ وَفِصَالُهُ ثَلَاثُونَ شَهْرًا
Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan … (QS. al-Ahqaf: 15)


TIPS UNTUK AYAH KETIKA BUNDA MENGANDUNG


Saat bunda tersayang mengandung, apa saja sih tips yang harus dilakukan ayah sebagai bentuk rasa cintanya? Yuk kita intip bunda :)

 1. Ayah menyediakan camilan yang enak dan sehat 


Ya, apalagi yang paling disuka para bunda kalo tidak camilan? Jangankan mengandung, saat normal saja ada yang kurang kalo para bunda tidak tersedia camilan di rumah :)

 Tapi jangan lupa, tentunya karena ini even spesial, tentunya camilannya juga harus spesial. Jus buah, roti, bubur adalah pilihan favorit bagi para bunda mengandung. Tidak hanya enak tapi juga menyehatkan

aqiqah jogja, paket aqiqah
bUNDA MENGANDUNG - WWW.WAHIDAQIQAH.COM


2. Ayah harus bisa mengkondisikan agar lingkungan bersih dan wangi


 Tapi bukan bearti wangi yang menyengat ya ayah, karena malah bisa menyebabkan bunda mual, hanya memastikan bau ljngkhngan tidak bau, tentunya dengan wewangian tertentu akan lebih menyamankan bunda


3. Ayah harus menyediakan perhatian lebih kepada bunda


 Tentunya kepayahan dalam bunda yang sedang mengandung akan terasa rigan jika para ayah selalu perhatian terhadapnya

 Tidak hanya karena ada janin sang bayi, tapi karena sebagai bentum terimakasih karena bunda telah merawat dengan baik calon bayi penerus generasi yang shalih/at bagi para ayah


4. Ayah yang bersiaga membantu tugas rumah tangga bunda


Dengan beban kandungan, tentunya bunda akan merasa lebih cepat lelah dari biasanya, bantuan dari ayah tentunya akan sangat dihargai Berikan bunda waktu khusus untuk beristirahat.

Memberikan bantuan dalam menyiapkan hidangan, atau sekedar ikut mencuci baju adalah hal yang akan sangat istimewa di hati bunda jika ayah ikut mengerjakan

Demikian tiPs yang bisa dikerjakan ayah ketika bhnda mengandung. Semoga menambah khasanah kita semua ya ayah bunda


Barakallahfiikum





Wajah Ceria | Aqiqah Jogja | 081390512085

Wajah Ceria Salah Satu Ciri Mukmin


        Wajah ceria adalah salah satu bentuk kepribadian seorang mukmin. hal ini tersirat dalam satu hadist Nabi.
Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ

Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu


Tidak hanya bernilai ibadah, namun secara psikologis, orang yang selalu menampakkan wajah ceria adalah menunjukkan kepribadian yang optimis.dimana kita tahu, bahwa tiap orang yang mempunyai kepribadian yang optimis adalah orang yang penuh semangat dalam menjalani hidupnya dan tidak mudah putus asa.

tidak hanya itu, wajah yang ceria juga sangat mudah menular bagi siapa saja yang bertemu dengannya, dan dapat menyalurkan energi positif kepada orang lain. sehingga mood yang semangat membawa energi kepada lawan bicara untuk mempunyai energi yang sama



Wajah Ceria Merupakan Media Dakwah


        Banyak sekali media sebagai pengenalan Islam dan syariatnya kepada orang lain. baik itu dari Jihad, yang rela mengorbankan nyawa demi Islam, atau lewat infaq / shodaqoh / wakaf dimana media ini menggunakan harta sebagai materialnya, ataupun menjadi Da'i dan ustad, dimana ilmu tentang dien Islam yang ditularkan ke masyarakat

      Dakwah adalah hal paling menarik, karena orang diluar Islam, tidak membaca Al-Qur'an maupun Hadist. tapi mereka melihat muslim sebagai pijakan dan dasar mereka melihat Islam itu sendiri. dan hal ini juga dijelaskan dalam salah satu hadist Nabi


Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّكُمْ لَا تَسَعُونَ النَّاسَ بِأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ لِيَسَعْهُمْ مِنْكُمْ بَسْطُ الْوَجْهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ

Sesungguhnya kalian tidak bisa menarik hati manusia dengan harta kalian. Akan tetapi kalian bisa menarik hati mereka dengan wajah berseri dan akhlak yang mulia


Dari Jarir, ia berkata,

مَا حَجَبَنِى النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – مُنْذُ أَسْلَمْتُ ، وَلاَ رَآنِى إِلاَّ تَبَسَّمَ فِى وَجْهِى

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menghalangiku sejak aku memberi salam dan beliau selalu menampakkan senyum padaku[Sumber]


kedua hadist diatas menunjukkan bahwa wajah ceria dan berseri adalah merupakan salah satu dari berbagai faktor untuk menarik hati manusia dalam mempelajari Islam, dan hal ini sudah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, dengan pribadi yang mulia dan senyum yang selalu ditampakkan kepada para sahabat


aqiqah jogja
Wajah Ceria - www.wahidaqiqah.com


Wajah Ceria sebagai bentuk kasih Sayang


           Wajah Ceria juga sebagai pemanis dalam suatu hubungan. baik itu berupa hubungan suami-istri, orangtua-anak ataupun dalam berorganisasi
tidak terbayang jika, ketika suami yang sudah pulang kerja seharian dimana rasa capek kemudian disambut wajah musam sang istri, atau anak yang baru pulang sekolah tapi disambut oleh kemarahan dari bundanya, ataupun didalam organisasi yang isinya curiga, penuh prasangka dan wajah yang tanpa senyum



Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

لا تحقرن من المعروف شيئاً ولو أن تلقى أخاك بوجه طليق

“Janganlah engkau menganggap remeh perbuatan baik sedikit pun, meskipun engkau berjumpa saudaramu dengan wajah berseri-seri” (HR. Muslim 6857)


Maka ayah bunda, berwajah cerialah, baik untuk anak, terutama ketika bersandingan dengan suami. karena itu akan lebih mendekatkan kita kepada kasih sayang. semoga Allah senantiasa memberikan kelembutan dan cinta dalam keluarga ayah bunda semua. Barakallahfiikum